SITUS BERSEJARAH DI KELURAHAN KALIJAGA
Terdapat beberapa tempat Bersejarah / Situs yang berlokasi di Wilayah Kelurahan Kalijaga diantaranya sebagai berikut :
1. Situs Petilasan Kalijaga
Situs Petilasan Kalijaga ini berlokasi di wilayah RW. 003 terdapat sebuah tempat tidur beserta kelambu, seprei dan tempat tidur. Dulunya Petilasan ini tidak memakai atap namun karena sering ada pengunjung yang di kencingi dan diganggu oleh kera – kera maka masyarakat memasang atap. Didalam petilasan tersebut Terdapat 3 (Tiga) ruangan yakni ruangan pertama untuk para pengunjung, ruangan kedua terdapat makam – makam yang berjumlah 21 dan ruangan utama tempat Khusus Sunan Kalijaga. Hanya dari kalangan keluarga Keraton yang boleh masuk ke ruangan utama.
2. Situs Taman Kera Kalijaga
Situs Taman Kera Kalijaga ini yang paling terkenal, ada kisah yang menyatakan bahwa kera – kera tersebut dulunya adalah para santri Sunan Kalijaga yang melawan perintah dari Sunan Kalijaga kemudian berubah manjadi kera. Hingga saat ini kera – kera tersebut masih ada dan dilindungi sudah ada pada abad ke 17.
3. Sumur Wasiat Petilasan
Sumur Wasiat ini masih berdekatan dengan Situs lainnya, ada 2 (Dua) Sumur Wasiat yang dipercaya banyak Khasiatnya.
4. Sumur Wasiat Masjid Nurbuat
Sumur Wasiat ini berada di Masjid Nurbuat yang dibangun dalam waktu 100 Malam yang dipercaya banyak Khasiatnya.
5. Makam Keramat
Makam Keramat ini berada pada ruangan kedua di Petilasan tersebut ada sebanyak 21 Makam.
6. Masjid Kalijaga
Masjid Kalijaga berada di area Situs Kalijaga namun Masjid ini sudah di Renovasi karena bangunannya sudah rapuh sehingga Kesan Kuno nya hilang. Masjid ini sering digunakan untuk Shalat Jum’at.
7. Blok Pesantren
Blok Pesantren ini awalnya padepokan dari Syekh Siti Jenar yang mensyiarkan Islam di wilayah ini dan memiliki murid namun karena ajarannya di anggap menyimpang oleh para Sunan, untuk mengakhirinya maka beliau dieksekusi dan di Makamkan di daerah Kemlaten, Konon katanya jasad beliau setelah pagi harinya di makamkan dan sore harinya di buka jasad beliau sudah tidak ada lagi hilang entah kemana. Pesan Syekh Siti Jenar sebelum di eksekusi beliau berwasiat agar murid – muridnya tetap di beri bekal untuk menuju kasepuhan karena murid – muridnya itu para yatim piatu.
Setelah beliau di eksekusi maka di utuslah Sunan Kalijaga oleh Sunan Gunung Jati untuk meluruskan kembali santri – santri menyamarkan ajaran Syekh Siti Jenar. Wilayah ini oleh warga di sebut Wilayah Santri atau sekarang di sebut Blok pesantren.
8. Kebon Pelok (Biji Mangga)
Kebon Pelok (Biji Mangga) Hamparan Kebon Pelok ini dulunya wilayah Keraton Kanoman yang ditanami pohon mangga dan juga untuk pembibitan mangga dari biji mangga dalam bahasa Cirebon biji mangga di sebut Pelok namun seiring perkembangan jaman pohon – pohon mangga tinggal sedikit.